SMA Kristen Barana’ Terima Kunjungan 30 Santri DDI Galesong Baru, Perkuat Semangat Toleransi dan Persaudaraan Lintas Agama
RANTEPAO — Semangat kebersamaan dalam keberagaman tercermin melalui kunjungan 30 santri Pondok Pesantren DDI Galesong Baru, Makassar, ke SMA Kristen Barana’, Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, pada Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi kedua lembaga pendidikan untuk mempererat hubungan persaudaraan sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
Kehadiran rombongan santri yang didampingi Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Toraja Utara, Ramli Jamal, disambut dengan penuh kehangatan oleh keluarga besar SMA Kristen Barana’. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi lintas agama yang mencerminkan nilai-nilai persatuan dan kebersamaan.

Sebagai lembaga pendidikan Kristen yang menerapkan sistem boarding school, SMA Kristen Barana’ memandang interaksi dengan berbagai kelompok masyarakat sebagai bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik yang terbuka, menghargai perbedaan, dan memiliki kepedulian sosial.
Kepala SMA Kristen Barana’, Marten Kala’ Lembang, S.Th., M.Pd., yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Marthen Payung Langi, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu hidup berdampingan secara harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.
Marten menekankan bahwa kehidupan di lingkungan asrama tidak seharusnya membatasi ruang pergaulan dan cara pandang peserta didik terhadap dunia luar. Sebaliknya, sistem pendidikan berasrama harus menjadi sarana pembentukan karakter yang mendorong siswa untuk terus belajar, berinteraksi, dan memahami keberagaman dalam kehidupan sosial.
Ia juga menilai bahwa perjumpaan antara siswa SMA Kristen Barana’ dan para santri merupakan pengalaman positif dalam memperkuat nilai toleransi yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Toraja.
Melalui kegiatan yang berlangsung di aula SMA Kristen Barana’ tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk membangun kedekatan, memperluas wawasan, serta memahami bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk menjalin hubungan persaudaraan.
Pertemuan lintas agama ini sekaligus menjadi gambaran bahwa nilai persatuan dapat terus ditanamkan melalui interaksi sederhana yang dilandasi sikap saling menghormati.
Kunjungan Pondok Pesantren DDI Galesong Baru ke SMA Kristen Barana’ diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus merawat kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun kehidupan bangsa yang damai dan harmonis.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMA Kristen Barana’ Ikuti Skrining Kesehatan ANDALAN SEHATI dalam Rangka HUT ke-357 Sulawesi Selatan
Barana' — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan, SMA Kristen Barana’ turut berpartisipasi dalam kegiatan skrining kesehatan melalui program AN
BPS Gereja Toraja Sambut Dua Wakil Duta Pariwisata Sulawesi Selatan 2026 dari SMA Kristen Barana’ dan Berikan Doa Restu Menuju Ajang Nasional
TORAJA UTARA — Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja menyambut kedatangan dua siswa berprestasi SMA Kristen Barana’ yang berhasil mengharumkan nama sekolah dan daerah dal
Siswa SMA Kristen Barana’ Kunjungi Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Toraja Utara
TORAJA UTARA — Prestasi membanggakan yang diraih siswa SMA Kristen Barana’ di ajang Duta Pariwisata Sulawesi Selatan 2026 menjadi momentum untuk terus mengembangkan potensi
Barana’ Choir Raih GOLD MEDAL di The 7th Penabur International Choir Festival 2026
Jakarta, 7–12 September 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Barana’ Choir, SMA Kristen Barana’. Tim paduan suara sekolah berhasil meraih GOLD ME
Senopati Academy Kenalkan Artificial Intelligence kepada Siswa SMA Kristen Barana’
Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat menjadi bagian penting yang perlu dikenalkan kepada generasi muda. Sebagai upaya meningkatkan literasi digital pes