SMA KRISTEN BARANA'

Jl Pamabi', Toraja Utara

"One Small Step For A Brighter Future"

Sejarah Singkat

Sabtu, 30 Desember 2017 ~ Oleh SMA Kristen Barana ~ Dilihat 777 Kali

Barana’ adalah nama sebuah desa di Toraja Utara yang mempunyai peranan penting dalam pengembangan kepemimpinan gereja dan masyarakat Toraja. Di Barana‘ ada suatu tempat strategis dengan pemandangan yang sangat indah. Tempat itu bernama Tampak Tanete. Di Tampak Tanete ini sekarang ini berdiri SMA  Kristen Barana‘.Tempat tersebut dipilih oleh Gereformeerde Zendings Bond (GZB) menjadi tempat mendirikan rumah kediaman Antonie Aris Van de Loosdrecht (1885 – 1917) yang tiba di Toraja pada  tahun 1913. Setelah kematian A. A. Van de Loosdrecht pada tahun 1917, rumah tersebut kemudian  didiami oleh Johannes Belksma (1884 – 1942). J. Belksma mendirikan Normaalcursus pada tahun 1916  dan menjadi kepala lembaga tersebut hingga tahun 1942. Di Normaalcursus J. Belksma pertama kali mendidik 12 murid terpintar yang diambil dari berbagai penjuru Toraja. Selama dua tahun mereka dididik dan dipersiapkan untuk menjadi guru dan pemimpin gereja. Sampai tahun 1942, Normaalcursus merupakan satu satunya lembaga pendidikan yang menghasilkan pemimpin di Tana Toraja. Lembaga tersebut berubah nama menjadi Sekolah Guru Bawah (SGB) Kristen pada tahun 1951 dan dikembangkan menjadi Sekolah Guru Atas (SGA) Kristen pada tahun 1952. SGA Kristen ini oleh kebijakan Pemerintah Republik Indonesia berubah menjadi Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Kristen dan lokasinya pertama kali berada di Asrama Elim Rantepao kemudian dikembalikan ke Barana’ dengan bangunan yang baru melalui bantuan dari Inter Cerkelijke Coordinatie Commisie Intwik Keling Sprojecten (ICCO). Pada tahun 80-an SPG seluruh Indonesia ditutup. Atas inisiatif beberapa tokoh Toraja dipimpin oleh Bapak Jonathan Parapak, SPG Kristen Rantepao di Barana’ dialih fungsikan menjadi Sekolah Menengah Atas. Berdasarkan UU No. 2 Thn 1989 dan PP No. 29 tahun 1990, SPG Kristen Barana‘ beralih fungsi menjadi sekolah menengah atas. Sejak 1 Januari 1993 menjadi SMU Kristen dengan status Diakui. Atas kerjasama Majelis Pendidikan Pusat Kristen (MPPK) dan Yayasan Perguruan Kristen Toraja (YPKT), SMU Kristen Barana‘ dijadikan salah satu sekolah model untuk kawasan Indonesia Timur. Atas prestasi pendidikan yang dicapai pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan menetapkan SMU Kristen Barana’ sebagai salah satu sekolah unggulan. Tahun 2006 dengan Surat Keputusan Menteri pendidikan Nasional Nomor 802.a/C4/MN/2006 dan SMU Kristen Barana‘ diproyeksikan menjadi salah satu Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) dari 100 sekolah yang ada di Indonesia dengan status Rintisan SMA Bertaraf International (R-SMA BI). SMA (perubahannama dari SMU) Kristen Barana’ telah menjadi pelanjut tradisi di Barana’ sebagai tempat penyiapan pemimpin gereja dan masyarakat. Bahasa Toraja ”Barana‘“ berarti pohon beringin. “Barana‘“ merupakan lambang persatuan dan kepemimpinan yang mengayomi masyarakat. Nama-nama kepala sekolah/pemimpin lembaga yang ada di Tampak Tanete adalah :

 

No NAMA KEPALA SEKOLAH TAHUN Ket.
01. J. Belksma  1916 - 1942  Normaalcursus
02. V. Sholten  1951  SGB
03. H. V. Maulen  1952  SGA
04. Y.S.Parura  ..... - 1986  SGA/SPG
05. Ny. A. Lebang Palamba, BA  1986 - 1990  SPG
06. Drs. J.P. Palebangan  1990 - 1997  SMU
07. Dra. A. Pasak  1997 - 2001 SMU
08. Drs. Karel Karaeng   2001 - 2008 SMA
09. A.K. Sampeasang, S.Pak., M.Pd.  2008 - 2009  SMA
10.  Yusuf Pangsibidang, S.Si, M.Pd 2009 - sekarang SMA

J. Belksma dan 12 Murid NormaalCursus di Barana’

KOMENTARI TULISAN INI